Matapublik.com, Kepahiang- Perang melawan virus Covid-19 adalah arena perjuangan kemanusiaan, kita harus memiliki empati kemanusiaan, mari kita saling menguatkan untuk bersama melawan Virus Covid-19.
Kita tahu bahwa wabah covid-19 atau virus corona ini adalah bencana nasional bahkan dunia. Mari melihat di negara lain, bahkan daerah lain di indonesia, semua pemerintah bersinergi utk bagaimana cara memutus mata rantai penyebaran corona.
Menyikapi beredarnya video yang menyudutkan selalu kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur Bengkulu terkait penanganan wabah Covid 19, Andrian Defandra, SE, MSi, yang juga Waka 1 DPRD Kabupaten Kepahiang ikut prihatin bahkan merasa sedih karena seharusnya pemerintah harus bersinergi dan bersama-sama untuk melawan Covid-19 bukan untuk kepentingan pribadi demi kekuasaan semata.
“Jujur kami sedih sekali melihat pak gubernur selalu di provokatif, kami menilai kebijakan beliau sudah sangat selaras dengan pemerintah pusat, beliau sudah sangat fokus untuk menanggulangi masalah wabah covid 19 di provinsi Bengkulu,” sampainya.
Tapi, dilanjutkan Andrian perjuangan Pak Gubernur malah sekarang selalu di pelintir atau dipolitisir oleh orang yang kayaknya sudah ngebet banget mau jadi gubernur.
“Kami minta stop politisir masalah covid-19, ayo bersatulah seluruh unsur pemerintah, kita hentikan sejenak hingar bingar pilkada ini, toh juga ditunda dan perpu belum keluar, ayo bersama-sama untuk kita lawan corona..
Andrian juga mengajak bersama-sama memikirkan cara agar wabah virus corona ini tidak melanda bengkulu secara luas, mari pikirkan kepentingan dan kesehatan masyarakat.
“Masyarakat provinsi Bengkulu membutuhkan kalian untuk memutus mata rantai penyebaran corona ini, kami ingin melihat para pemimpin berangkulan tangan dan bersatu utk musibah ini, mudah-mudahan Allah melindungi kita dari segala macam penyakit dan keburukan dunia, setelah ini berlalu, silakan saja ‘TARUNG’ yg sebenarnya dipilkada nanti,” kata Andrian Defandra. (Nn)

















