Matapublik.com, Kepahiang- Sejumlah warga Perumahan Keroya mendatangi kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alami Kepahiang sekira pukul 11.00 wib Kamis (19/3/20).
Kedatangan mereka untuk melaporkan terkait kehilangan Meteran Pam pada Kamis malam. Tak sedikit 23 rumah pelanggan PDAM di lingkungan Perumahan Keroya Indah Desa Taba Tebelet dusun IV, Kecamatan Kepahiang hilang yang diduga dicuri, akibatnya masyarakat pelanggan tidak bisa menggunakan distribusi air bersih dengan normal.

Tapi, sangat disayangkan saat warga ingin melaporkan kejadian yang menimpah mereka, pimpinan PDAM Tirta Alami Kepahiang tidak ada di kantor bahkan kantorpun sepi, hanya ada beberapa staf teknis yg terlihat.
Salah seorang pelanggan Steven (51) yang meteran Pam hilang di gondol maling saat mendatangi kantor PDAM mengungkapkan sehari sebelumnya meteran masih terpasang dan aliran air bersih masih normal. Ia berharap pasca hilangnya meteran itu segera ditindaklanjuti dan diperbaiki oleh PDAM, sehingga pelanggan dapat menggunakan air dengan normal.
“Hari ini kami sudah dua kali mendatangi kantor PDAM, tapi pimpinannya tidak ada Kantorpun terlihat sepi. Selain melaporkan kejadian hilangnya meteran pada puluhan rumah warga dan kami berharap segera ditindaklanjuti,” jelas Steven
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Alami Sudarmin sedang tidak berada di kantor saat pelanggan melayangkan pengaduan. Hanya ada sejumlah staf teknis saja, merekapun tidak bisa memberikan kepastian kapan meteran pelanggan akan di pasang kembali.
“Nanti akan kami laporkan ke atasan atau Bagian Pengaduan dan Pelayanan, kalau stok meteran mungkin tersedia dan akan dipasang jika kami didintruksikan oleh bagiannya nanti,” ujar Hendri Staf Bagian Teknis. (Nn)

















